Kontainer berpendingin mengacu pada barang yang memerlukan transportasi dengan suhu terkontrol untuk menjaga kualitas dan integritasnya di seluruh rantai pasokan. Metode pengiriman ini penting untuk mengangkut barang yang mudah rusak dan sensitif dalam jarak jauh.

Jenis Sistem dan Kontainer Berpendingin

Kargo berpendingin dapat diangkut menggunakan berbagai sistem, termasuk:

  1. Kontainer Berpendingin: Kontainer intermodal standar yang dilengkapi dengan unit pendingin, digunakan dalam pengiriman laut, kereta api, dan truk.
    Kapal Berpendingin: Kapal khusus yang dirancang dengan ruang penyimpanan berpendingin atau kapasitas untuk menggerakkan banyak kontainer berpendingin individual.
  2. Truk/Van Berpendingin: Truk atau trailer berinsulasi dengan unit pendingin independen yang digunakan untuk transportasi darat.

Jenis-jenis kargo berpendingin yang umum meliputi:

  • Produk Makanan: Buah-buahan segar dan beku, sayuran, daging, ikan, dan produk susu.
  • Farmasi dan Perbekalan Medis: Obat-obatan, vaksin, dan produk darah yang terdegradasi pada suhu hangat.
  • Produk Kimia: Bahan kimia tertentu yang memerlukan rentang suhu tertentu untuk mencegah degradasi.
  • Hortikultura: Bunga, umbi, dan tanaman.

Fitur Utama Kargo Berpendingin

  • Kontrol Suhu: Sistem mempertahankan rentang suhu tertentu, biasanya antara -25°C dan +25°C, tergantung pada kebutuhan kargo. Beberapa unit khusus, seperti “super freezer”, dapat mencapai suhu serendah -60°C untuk barang-barang seperti jenis ikan tertentu atau obat-obatan tertentu.
  • Kelembapan dan Ventilasi: Sistem reefer canggih juga dapat mengatur tingkat kelembapan dan aliran udara untuk mengontrol proses seperti pematangan buah, memperpanjang masa simpan, dan menjaga kualitas.
  • Sumber Daya: Meskipun unit reefer memiliki mesinnya sendiri, unit ini memerlukan catu daya eksternal. Di kapal dan di terminal, unit ini terhubung ke sumber daya listrik; selama transportasi darat, unit ini biasanya ditenagai oleh generator diesel (genset) di trailer.
  • Pemantauan: Pemantauan suhu dan kelembapan secara terus-menerus sangat penting selama perjalanan untuk memastikan integritas kargo dan kepatuhan terhadap peraturan. Logistik berpendingin lebih rumit daripada pengiriman barang kering standar karena persyaratan tambahan ini, tetapi memungkinkan perdagangan global barang yang mudah rusak, mendukung industri mulai dari pertanian hingga bioteknologi.